Friday, 13 November 2015

Sebuah Karya seni : Doodle Art

Akhir - Akhir ini kita sering melihat gambar yg berisi banyak karakter dan Terdapat tulisan yg merupakan patokan utama, yah itulah Seni Gambar Doodle atau yg lebih kita kenal dengan sebutan Doodle Art.

Doodle Art adalah sebuah karya Gambar sederhana yg melibatkan alat tulis sederhana pula, yaitu Pensil sebagai alat untuk menggambar Sketsa, Penghapus untuk mengoreksi kesalahan, dan  Spidol untuk menghitamkan dan membuat gambar menjadi lebih menarik, serta dibuat dalam sebuah bidang berupa Kertas.

Doodle art ini bisa dijadikan sebuah hiasan ataupun hadiah untuk seseorang yg sangat bagus! Banyak orang yg rela merogok kocek hanya untuk memesan karya DOODLE ART ini. Sekarang juga sudah ada tempat untuk memesan karya Seni Doodle ini, salah satunya adalah Toko Seni Doodle yg bertempat di Jl. Komunikasi Timur 4 No. 2 , Kompleks Unhas Antang, Makassar. Toko ini membuka jasa pembuatan Karya Seni Doodle art dengan hasil yg terbilang "Memuaskan!", "TSD" jga membuka Lapak di Sosmed Instagram dgn username tokosenidoodle. Disana ia memamerkan hasil karya seni Doodlenya, sekaligus menjafi tempat bagi orang2 yg berminat untuk memesan. (Rennouncer, 13/11/15)

Monday, 16 February 2015

Mengenal Lebih Dekat : BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Perisapan Kemerdekaan Indonesia)

 

Rennouncer - Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (atau dalam bahasa Jepang: Dokuritsu Junbi Cosakai dilafalkan Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Dokuritsu Junbi Chōsakai jp:独立準備調査会) adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan balatentara Jepang pada tanggal 29 April 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. Badan ini dibentuk sebagai upaya mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia dengan menjanjikan bahwa Jepang akan membantu proses kemerdekaan Indonesia. BPUPKI beranggotakan 67 orang yang diketuai oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat dengan wakil ketua Ichibangase Yosio (orang Jepang) dan Raden Pandji Soeroso.
Di luar anggota BPUPKI, dibentuk sebuah Badan Tata Usaha (semacam sekretariat) yang beranggotakan 60 orang. Badan Tata Usaha ini dipimpin oleh Raden Pandji Soeroso dengan wakil Mr. Abdoel Gafar Pringgodigdo dan Masuda Toyohiko (orang Jepang). Tugas dari BPUPKI sendiri adalah mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan aspek-aspek poplitik, ekonomi, tata pemerintahan, dan hal-hal yang diperlukan dalam usaha pembentukan negara Indonesia merdeka.
Pada tanggal 7 Agustus 1945, Jepang membubarkan BPUPKI dan kemudian membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau dalam bahasa Jepang: Dokuritsu Junbi Inkai, dengan anggota berjumlah 21 orang, sebagai upaya untuk mencerminkan perwakilan dari berbagai etnis di wilayah Hindia-Belanda[1], terdiri dari: 12 orang asal Jawa, 3 orang asal Sumatera, 2 orang asal Sulawesi, 1 orang asal Kalimantan, 1 orang asal Sunda Kecil (Nusa Tenggara), 1 orang asal Maluku, 1 orang asal etnis Tionghoa.

Kisah Inspiratif : Jason Fyk, Pendiri WTF Magazine dan FunnierPics.net


Rennouncer - Jason Fyk, pendiri WTF Magazine dan FunnierPics.net, saat ini memiliki bisnis dengan pendapatan mencapai US$275.000 per bulan.

Padahal, dikutip dari laman Business Insider, Jumat 20 Juni 2014, tiga tahun yang lalu, Fyk mengalami kebangkrutan dan masuk penjara. Bahkan, situasi itu membuatnya nyaris bunuh diri.

Namun, Facebook mengubah hidupnya, dari kelam perlahan menjadi secerah pelangi. Dia terbebas dari masalah keuangan yang membelenggunya pada 2005.

Sebelumnya, Fyk bekerja di sektor real estate. Tetapi, kondisi ekonomi mendadak berubah, pasar pun terbalik. Fyk pun bangkrut dan mengalami kesulitan ekonomi.

Bersama istrinya, dia mencari akal untuk tetap mendapatkan penghasilan. Dia pun banting stir dan mulai masuk ke bisnis media.

Bersama dengan teman dekatnya, Fyk memulai dengan membuat sebuat website yang dinamai WTFMagazine.com, dengan akronim What The Fun (WTF). Fyk lebih memilih website tersebut menyajikan konten hiburan dan humor.

"Di awal kami berjalan tanpa uang sama sekali," kata Fyk saat baru pertama kali memulai bisnisnya.

Fyk membentuk LLC pada 10 September 2010, dan meluncurkan websitenya pada Januari 2011. Sejak saat itu, sesuatu pun terjadi.

Awalnya Fyk sedang nongkrong di tempat parkir, dia rencananya akan mewawancarai salah satu genk Amerika Serikat.

Namun, di lokasi parkir itu ternyata terjadi perkelahian sekelompok pemuda yang sedang mabuk. Dia pun merekam perkelahian itu dengan smartphone-nya.

Saat perkelahian itu nampaknya mulai ke hal yang serius dan berbahaya, dia berhenti merekam dan mencoba untuk mendamaikan kelompok itu.

Sayangnya, akibat tindakan yang dilakukannya itu, dia disalahkan karena diduga merencanakan perkelahian dan dia didakwa dengan pasal percobaan pembunuhan.

Fyk pun harus merasakan dinginnya jeruji besi. Malangnya, dia hanya menyisakan sedikit uang untuk keluarganya dan membayar pengacara. Dua bulan kemudian, Fyk akhirnya dibebaskan dari penjara.

Dia telah melewati masa yang sangat suram, dimana dia memutuskan untuk bunuh diri.

"Dipenjara adalah bencana yang besar pada kehidupan saya, saya menunduk dan terus murung. Saya pernah memutuskan untuk bunuh diri. Tetapi, anak saya, memeluk saya dengan sangat erat dan terus mendorong saya untuk tetap semangat," ungkapnya.

Keluar dari penjara, Fyk mulai bangkit dan memikirkan cara-cara untuk mendapatkan banyak uang dengan waktu yang cepat.

Dia pun memutuskan untuk menceritakan kisahnya ke dalam sebuah buku. Namun, dia sadar, dia bukanlah seorang penulis yang baik, dan dia tahu betul susahnya menjual sebuah buku dimana penulisnya tidak dikenal masyarakat.

"Satu-satunya sumber daya yang saya miliki adalah media sosial, dan itu gratis. Saya memutuskan untuk membagi kisah saya di Facebook. Untuk mulai menghidupkan website yang dulu pernah dibuat dan banyak dibaca orang," ujarnya.

Page di Facebook
Jejaring sosial Facebook telah meluncurkan pages untuk bisnis pada 2007, tetapi perkembangannya memang lambat untuk lepas landas. Bahkan, pada 2011, tidak seorang pun yang yakin memanfaatkan pages tersebut.

Pada awalnya, dia hanya membuat satu page di Facebook yang mewakili WTF Magazine, media yang sebelumnya dia buat. Tak lama, dia sadar bahwa page Facebook yang dia buat tidak berhubungan dengan website yang dia buat sebelumnya.

"Tapi saya tidak ambil pusing, itu tidak terlalu penting jika page itu khusus untuk memasarkan brand yang saya buat. Saya bisa mendapatkan pendapatan melalui WTF atau melalui fan page 'Family Guy' misalnya. Selama saya punya orang untuk meng-like akun Facebook yang saya buat, mereka secara efektif masuk dalam daftar kumpulan peng-like saya," ujarnya.

Fyk lalu membangun akun Facebook tersebut dan mempertahankan akun tersebut menjadi tetap menarik banyak orang. "Saya duduk di depan laptop selama berjam-jam dan menghabiskan waktu dengan Facebook. Istri sayapun sampai mengira saya sudah gila," ungkapnya.

Usahanya kerasnya akhirnya berhasil, saat ini dia memiliki 40 page Facebook dan mengontrol lebih dari 28 juta "likes". Page Facebook-nya bisa menjangkau 260 juta orang dan bisa mengirimkan puluhan juta pengunjung websitenya per bulan.

Dari situ, dia memperoleh pendapatan dari iklan, yang ia pasangkan dengan bisnis lain, seperti konsultasi media sosial. Saat ini, dia mempekerjakan 16 orang karyawan yang bekerja untuk memaintain fan page Facebook miliknya.

Fyk telah berubah menjadi jutawan dari bisnisnya sendiri. Hampir seluruh kekayaannya ia dapatkan dari penggunaan Facebook.

Menurutnya, itu adalah bisnis yang sangat menguntungkan, tapi juga penuh tantangan. Dia harus mewaspadai para hacker yang setiap saat bisa meretas akun miliknya. Selain itu, dia harus menjalankan bisnis di medan perang yang terus bergeser karena dia tidak mengetahui sampai kapan jejaring sosial Facebook akan disukai masyarakat. 

Kill Switch : 'Tombol Bunuh' Karya Google dan Microfost

 


Rennouncer - Google dan Microsoft berencana menyematkan fitur baru bernama "Kill-Switch." Fitur ini telah lama menjadi incaran kedua sistem operasi mobile ternama itu. Fitur ini dianggap mampu mengurangi frekuensi pencurian ponsel pintar (smartphone). Bahkan iPhone besutan Apple telah membuktikannya. 

Banyak orang yang merasa sangat menyesal dan putus asa ketika ponsel mereka dicuri. Pasalnya, data yang ada di dalam smartphone itu berpotensi untuk disalahgunakan, atau dijadikan alat untuk memeras penggunanya. Namun apakah dengan Kill-Switch ini masalah akan selesai?

Ketertarikan Windows dan Android terhadap "tombol bunuh" itu dikarenakan fitur tersebut mampu 'melumpuhkan' sebuah smartphone dari jarak jauh. Fitur ini sangat berguna untuk smartphone yang dicuri. Sekali 'tombol pembunuh' diaktifkan maka smartphone tidak akan lagi menyala dan sama sekali tidak berfungsi selamanya.

Dilansir melalui BBC, Jumat 20 Juni 2014, pihak keamanan di beberapa negara dilaporkan telah menyarankan kedua vendor software mobile itu untuk mengaplikasikan 'tombol pembunuh' pada sistem operasi yang mereka miliki. Diharapkan fitur itu akan menjadi fitur wajib yang tersemat dalam sistem operasi Android ataupun Windows mobile.

Korea Selatan telah lebih dulu mewajibkan untuk mengimplementasikan Kill-Switch namun kewajiban ini hanya tertuju pada para manufaktur smartphone di negaranya. Dilansir melalui Korea Joongang Daily, imbauan ini datang dari Kementerian Perencanaan Sains dan ICT Korea Selatan pada April lalu. Pemerintah Korea Selatan mewajibkan seluruh rangkaian produk Samsung dan LG yang akan diluncurkan di negara tersebut untuk membenamkan aplikasi itu.

Aplikasi ini ternyata bukanlah sesuatu yang baru. Manufaktur kecil asal Korea, Pantech ternyata telah mengaplikasikan fitur ini dalam smartphone mereka sejak tahun lalu. Beberapa operator Korea Selatan seperti SK Telecom, KT dan LG U+ berupaya untuk meminimalisir jumlah pencurian ponsel dengan membuat aplikasi bernama ‘lock’.
Aplikasi itu memungkinkan pelanggan smartphone untuk menghapus data ponsel atau mengunci ponsel secara remote jika ponsel tersebut ketahuan dicuri. Sayangnya, cara ini dianggap tidak efektif karena aplikasi ‘lock’ akan terhapus otomatis jika smartphone di-reset.

Masih menurut laman yang sama, Samsung juga mengaku telah membuat aplikasi kill-switch bernama Reactivation Lock pada Galaxy S5 yang dijual di Amerika. Apple juga telah melakukan hal yang sama sejak lama. Dengan adanya campur tangan Google dan Microsoft, secara otomatis Kill-Switch akan populer di kalangan pengguna smartphone.

Tingkat Pencurian Smartphone

Menurut laporan yang dipaparkan BBC, tingkat pencurian ponsel, khususnya smartphone terus meningkat setiap waktu. Tidak hanya di beberapa negara tapi hampir di seluruh negara di dunia.
Laporan dari pihak keamanan Amerika menyatakan jika sebanyak 3,1 juta perangkat mobile di Amerika telah dicuri sepanjang 2013 lalu. Angka ini naik dua kali lipat dibanding tingkat pencurian 2012 yang mencapai 1,5 juta unit. Data lain menyebutkan, di Eropa satu dari 3 orang di benua tersebut dipastikan mengalami kehilangan ponsel atau pencurian. Sedangkan di Columbia, para oknum yang tidak bertanggung jawab telah mencuri sekitar satu juta perangkat mobile di tahun 2013 lalu.

Korea Selatan memang sangat memperhatikan warganya. Tidak heran jika kemudian pemerintah negara tersebut mengeluarkan kewajiban manufaktur untuk menyertakan kill-switch dalam produk mereka. Data di Korea Selatan, angka pencurian ponsel meningkat lima kali lipat antara tahun 2009 hingga 2012. Menurut tiga operator terbesar di Korea Selatan yang disebutkan di atas, jumlah ponsel yang dicuri pada 2012 mencapai 940.000 kasus dan meningkat menjadi 1,23 juta setahun kemudian.

Sama halnya dengan pemerintah Korea Selatan, regulator di Amerika juga menekankan penggunaan kill-switch pada manufaktur ponsel. Mereka meluncurkan sebuah program bertajuk 'Secure Our Smartphone' (S.O.S). Dalam proyek tersebut, produsen teknologi diminta melakukan langkah pencegahan guna meminimalisir pencurian smartphone.

"Sebuah 'tombol pembunuh' bisa diaktifkan dalam perangkat multimedia untuk membuatnya menjadi tak berfungsi. Fitur ini diharapkan bisa membuat banyak ponsel yang dicuri menjadi tak berarti dan tidak memiliki daya jual," lapor kejaksaan agung di New York.

Apple, yang memiliki aplikasi kill-switch sejak September lalu untuk sistem operasi iOS 7, diduga bernama Activation Lock, diklaim telah mampu mengurangi tingkat pencurian ponsel secara substansial. Menurut data New York State Attorney General, 5 bulan pertama sejak fitur itu diluncurkan, pencurian ponsel di New York menurun sekitar 17 persen. Sementara itu, pencurian iPhone di London turun 24 persen. Demikan juga dengan tingkat pencurian iPhone di San Fransisco yang turun sebanyak 38 persen dalam kurun 6 bulan sejak Apple memperkenalkan fitur itu.

Pro dan Kontra
Para pengguna smartphone yang diwawancara Vivanews menyambut baik adanya fitur kill-switch yang terintegrasi di dalam ponsel. Selain bisa menyelamatkan data pribadi mereka, mendisfungsikan smartphone yang dicuri akan memberikan efek jera pada pencuri. Dengan demikian mereka tidak bisa mendapatkan data di dalam ponsel untuk dijadikan alat pemerasan, atau disalahgunakan untuk kepentingan lain, ditambah para pencuri itu tidak akan mendapatkan hasil apa-apa karena smartphone itu tidak bisa dijual kembali.

“Yang terpenting adalah data-data di dalam smartphone yang dicuri itu. Akan lebih baik jika data itu bisa kembali pada kita meski smartphonenya engga kembali. Tapi daripada data-nya disalahgunakan dan ga bisa kita ambil, mendingan smartphone-nya dihancurkan saja,” kata Santi, pemilik smartphone.

Bisa jadi kill-switch juga akan berpengaruh pada kenaikan penjualan ponsel. Pasalnya, tidak akan ada lagi perangkat reused atau refurbished yang dijual kembali dipasaran karena tidak ada kesempatan bagi oknum untuk memperjualbelikan perangkat yang sudah disfungsi.

Jika konsumen dan produsen mungkin merasakan dampak baik dari kill-switch, tidak demikian dengan organisasi pembela kebebasan warga di dunia digital bernama Electronic Frontier Foundation (EFF). Dalam situs resminya, organisasi non-profit yang berlokasi di California ini menentang kebijakan kill-switch.

“Teknologi itu berkembang cepat, sedangkan aturan berjalan lambat. Meskipun kebijakan itu disediakan untuk konsumen dan pemerintah, namun membuat aturan teknis yang spesifik seperti kill-switch ini akan sangat beresiko,” tulis Adi Kamdar, aktivis EFF dalam surat penolakannya yang ditujukan kepada komite legislatif perlindungan konsumen di California.

Menurut EFF, memaksakan manufaktur untuk membenamkan satu aplikasi tertentu pasti akan membuat persaingan menjadi tidak sehat sekaligus menghentikan pasar industri keamanan mobile. Pasalnya, manufaktur telah memiliki aplikasi perlindungan sendiri bagi konsumennya, bahkan ada 30 produsen yang menyediakan sistem keamanan mobile, di antaranya LookOut, Prey, Avast Mobile Security dan lainnya.

Masalah lainnya adalah, tidak adanya penjelasan spesifik mengenai siapa yang berhak mengaktifka ‘tombol pembunuh’ itu. Aplikasi ini akan menjadi masalah baru ketika pihak ketiga turut campur untuk mengaktifkan ‘tombol pembunuh’ itu.

“Sudah cukup para pengguna mobile dikecewakan oleh pemerintah dan operator karena aksi penyadapan yang dilakukan selama ini,” tulis EFF.
Menurut EFF, akan lebih baik jika aplikasi tersebut dijadikan independen dengan menyerahkan keputusan penggunaan kepada konsumen sendiri, bukan pihak ketiga seperti manufaktur, operator telekomunikasi, apalagi pemilik jaringan untuk menghindari potensi disalahgunakan.

Alasan Mengapa Terjadinya 'Migrasi Penduduk'


Rennouncer - Migrasi Penduduk biasa dilakukan karena wilayah/tempat yang ditinggali nya tersebut sudah penuh, Biasanya hal itu terjadi karena banyaknya angka kelahiran yang terjadi... 

Migrasi Penduduk juga biasa dilakukan karena Tempat yang akan di Pindahinya tersebut mempunyai lapangan kerja yang luas ketimbang tempat yang ditinggalinya sekarang ini (Faktor Ekonomi)

Pengertian Ekstrakurikuler

Rennouncer - Ekstrakurikuler adalah Bidang pelajaran Ekstra (tambahan), akan tetapi ekstrakurikuler di pelajari tidak sama dengan mata pelajaran lain yakni di dalam kelas.EKSKUL ( Istilah Kerennya ) dilakukan di luar kelas, dan kegiatan EKSKUL ini dilakukan untuk persiapan lomba-lomba yang akan diselenggarakan. Keuntungan siswa yang mengikuti Ekstrakurikuler adalah adalah mendapat nilai tambahan di RAPORT nya (Bidang Ekstrakurikuler). EKSKUL yang paling banyak di Gemari di Indonesia saat ini adalah PRAMUKA dan PMR (Palang Remaja Indonesia).

Mengungkap Mister : Mana yang Duluan? Ayam atau Telur?


Rennouncer - Halo Semua, Pada Pertemuan Kali ini, saya Akan Membahas tentang Misteri : Mana yang Duluan? Ayam atau Telur?.. Yosh! Langsung saja kita Membahasnya!
-----------------------------------------------------------------

Para ilmuwan sudah berhasil mengungkap teka-teki ini. Menurut hasil riset tim ilmuwan dari Sheffield dan Warwick University di Inggris, ayam lebih duluan ada daripada telur.Penjelasan singkatnya begini, bahan pembentuk cangkang telur adalah protein yang hanya dapat ditemukan di indung telur ayam. Jadi, telur ada hanya jika diproses di dalam tubuh ayam

Monday, 9 February 2015

Komik Strip "MFCI Story : Chapter 1 - Awal Mula Cerita"



[Sinopsis]

Menceritakan tentang 'Gerakan Sekelompok Siswa' yg menamai Kelompok mereka dengan nama 'Varokah (Biar Berkah)', yang mempunyai tujuan untuk menghapus masalah dikota mereka, dan Melenyapkan sebuah kelompok yg selalu membuat resah di Kota mereka.

Kelompok yg menamai diri mereka dengan 'Tim Nakal' ini selalu meresahkan warga dan membuat kekacauan dengan kekuatan yg mereka miliki.

Tim Nakal yg dipimpin oleh 'Armanda' ini mempunyai sebuah Batu yg membuatnya mempunyai kekuatan, namuun untuk membuatnya makin kuat, dia mencoba mengambil batu yg dimiliki oleh 'Kelompok Varokah' yg dipegang oleh Rezky.













Bersambung .... " 15-02-2015 .

Dibuat oleh : MFCI_MRP

--------------------------------------------------------
Baca Lebih banyak Komik DISINI
atau Lihat lebih banyak Karya Meme/Ragecomic kami DISINI 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons